ad-12 Labs

Because I Can’t Become Somebody Else

Archive for August, 2008


Sudahlah…!

Tidak ada satupun yang tahu pasti masa depannya. Bagi seorang yang terbiasa menerima hal pahit dalam hidup, keputusan itu tidaklah terlalu mengejutkan. Harapan sempat naik waktu kandidat 10 besar diumumkan, meskipun rasa pesimis sejak pengumuman segregasi 5 besar tetap dominan. Namun akhirnya, hasil akhirnya memang seperti yang diduga. Rasa kecewa pasti ada, ibarat atlet olimpiade yang sudah masuk babak final dan tinggal selangkah lagi memperoleh medali, ‘kegagalan’ ini memang mengecewakan. Toh, semua sudah terjadi, tak perlu disesali. Masih banyak hal yang bisa disesali dari kehidupanku. Saatnya untuk menatap ke depan, dan menikmati status turis tahun depan, die exkursion nach Deutschland ….

Die Exkursion nach Pongkor

Akhirnya kita jalan-jalan juga, menembus gunung Salak di tambang bawah tanah Pongkor, Bogor. Meskipun masih kelelahan habis mudik ke Semarang tanggal 9-10 Agustus, dini hari jam 01.00 WIB tanggal 12 harus sudah berangkat lagi. Zonder tidur dan mandi pagi, kita pun berangkatlah…

Sekitar pukul 06.30 kita sudah sampai di lokasi, lebih awal dari target.  Setelah sarapan,  kami mengikuti  pengarahan dari pihak Antam. Semuanya pun berganti pakaian safety standar: overall, helm, lampu, dan sepatu boot. Pukul 09.00, penjelajahan tambang pun dimulai. Diselingi ibadah dan makan siang, penjelajahan diteruskan sampai pukul 15.00 WIB.

Setelah tatap muka dan tanya jawab dengan pihak Antam, kami pulang pukul 16.30 WIB. Diselingi makan malam, kami pun sampai di kampus pukul 22.30 WIB. Capek bener…

Officially ITB!

Setelah melalui perjuangan selama kurang lebih 3 jam, termasuk 10 menit berdiri mengantre, akhirnya resmilah kami menjadi mahasiswa ITB. Agak ironis, mengingat sudah 4 bulan berlalu sejak kami menginjakkan kaki di sini. Bahkan, akhir bulan ini semua kegiatan perkuliahan sudah selesai, termasuk ujian akhir. Namun, baru kali ini kami mendapatkan NIM. Yah, namanya juga program khusus. Karena kelas reguler harus dimulai 19 Agustus, maka kami harus siap-siap angkat kaki dari bumi ITB. Sementara pengumuman "eliminasi" ternyata masih tertunda entah sampai kapan. Rasanya kami seperti anak hilang, atau paling tidak setengah hilang di sini. Belum lagi nilai-nilai UTS yang hasilnya bagiku lebih baik tidak diumumkan (saking jeleknya), dan beasiswa periode ini yang tak kunjung turun. Well, it’s never been easy to be me…