ad-12 Labs

Because I Can’t Become Somebody Else

Archive for January, 2006


Officially Jobless

(Yes, I’m officially jobless)
Setelah melewati hari terakhir kerja tanpa kerja (listrik mati seharian), tanpa gaji terakhir (pending), hari ini Penulis kembali menganggur.  Hanya tiga hari kerja sebelumnya, kabar itu datang, dan sehari untuk konfirmasinya. Betul-betul secepat internet broadband, perubahan terjadi dalam hitungan detik. Andaikan semuanya bisa berjalan secepat itu.

Titik Nol

Akhirnya kebingungan Penulis terjawab sudah. Februari nanti, Penulis akan kembali ke titik nol. Lima belas bulan berlalu, dan akhirnya, semua berakhir, just like that. Seperti kata orang idiot terpintar di dunia (paling tidak di layar lebar), Forrest Gump: Life is like a box of chocolate, you’ll never know what you’re gonna get. Talk about the wrong place at the wrong time (I’m not saying I’m the right person, though…).

Live Bookmark

LiveBookmark adalah fasilitas RSS di Mozilla Firefox yang memanfaatkan RSS feed pada situs-situs yang menyediakannya. RSS (Really Simple Sindication) adalah layanan berlangganan konten yang diupdate secara rutin. Headline terbaru akan langsung muncul di bagian teratas. Dengan layanan ini, kita bisa mengintip berita terbaru sebuah situs sebelum memutuskan untuk membacanya. Live Bookmark di Firefox secara otomatis mendeteksi situs yang menyediakan RSS feed, dan akan memunculkan icon berwarna jingga Livemark_1

di status bar (versi 1.0.x) atau di address bar (mulai versi Firefoxlivebookmarks_3
1.5). Kita tinggal mengklik pada icon tersebut untuk mulai berlangganan. Pada situs yang menyediakan lebih dari satu feed (untuk tiap-tiap rubrik spesifik misalnya olahraga, hiburan, teknologi), akan muncul popup menu untuk memilih salah satu feed. Selanjutnya kita tinggal memberi nama feed (bila perlu) dan memilih lokasi di bookmark folder.

Multimedia di Linux

Menggunakan linux sekarang ini bukanlah sesuatu yang menjadi dominasi para "geek’" atau hacker saja, namun sudah menjangkau pengguna umum. Bagi segmen pengguna PC kebanyakan, yang menjadi titik berat penggunaan adalah kemudahan serta kemampuan untuk menjalankan aplikasi perkantoran, internet, dan multimedia. Untuk aplikasi perkantoran dan internet, umumnya sudah tersedia di Linux (OpenOffice, Mozilla Firefox, Evolution, dll). Di sisi lain aplikasi multimedia juga banyak tersedia (Xmms, amaroK, xine, MPlayer, VLC), namun seringkali kemampuannya dipertanyakan. Instalasi default distro-distro mainstream (RedHat, Fedora, Mandriva, SUSE, Ubuntu) tidak menyertakan kemampuan memutar format-format multimedia tertentu, seperti mp3, DVD, Windows Media, QuickTime, DivX, atau Real Media.
Sebenarnya, aplikasi-aplikasi tersebut mampu memutar format-format multimedia di atas, namun terbentur dengan legalitas (paten) dan tertutupnya format media tertentu. Di bawah ini isu-isu tersebut dibahas satu per satu :

  1. Mp3 : format audio digital yang paling populer saat ini mengalami masalah dengan paten yang dipegang oleh Thomson Consumer Electronics. Paten ini mengharuskan lisensi untuk mendistribusikan dan/atau menjual dekoder/enkoder mp3. Untungnya, tidak semua negara di dunia mengakui paten software, sehingga implementasi bebas dekoder/enkoder mp3 bisa digunakan di negara-negara tersebut.
  2. VCD/DVD : media player di linux sebenarnya bisa langsung memainkan VCD, dan juga DVD. Permasalahannya terletak pada enkripsi pada DVD (original) yaitu CSS (Content Scrambling System). Algortima enkripsi ini membutuhkan lisensi, sehingga tidak bisa didistribusikan secara bebas. Seorang hacker dari Finlandia berhasil memecahkan enkripsi ini di tahun 1999. Tentu saja, hasil hack ini (DeCSS) dianggap ilegal di banyak negara. Untungnya, tidak semua negara melarangnya.
  3. RealMedia : RealNetworks mengeluarkan versi Linux dari RealPlayer, yang harus diinstalasikan secara terpisah. Program ini juga dipaketkan ulang untuk distro-distro tertentu (rpm, deb).
  4. Windows Media dan QuickTime : kedua teknologi ini dimiliki oleh Microsoft dan Apple, yang tidak mengeluarkan spesifikasi codec-nya. Kedua perusahaan ini juga tidak mengeluarkan versi playernya untuk Linux. Solusi yang ditawarkan adalah membangun interface player dengan codec yang tersedia untuk Windows. Koleksi codec ini dikenal dengan paket w32codecs, dan dapat digunakan untuk media player seperti xine, MPlayer, dan VLC. Namun ini tidak berlaku untuk file yang diproteksi dengan DRM (Digital Rights Management).
  5. MPEG-4/DivX : tersedia implementasi bebas untuk DivX yang disebut XviD, yang harus diinstalasikan secara terpisah. Untuk memainkan format ini tersedia librari FFmpeg yang merupakan implementasi bebas dan reverse-engineering dari beberapa codec (QuickTime, Windows Media).
  6. Flash : Macromedia mengeluarkan plugin Flash untuk Linux, yang harus diinstalasi secara terpisah. Paket untuk tiap distro juga biasanya tersedia.
  7. AAC : format musik yang dipakai iTunes ini bisa dimainkan dengan menginstal plugin tertentu, kecuali untuk yang diproteksi (enkripsi).

Singkat kata, dukungan multimedia untuk Linux, khususnya untuk memainkan, telah mengalami banyak kemajuan. Untuk format-format ‘tertutup’ sudah tersedia solusinya, meski harus melakukan sedikit ‘oprekan’. Perlu diperhatikan bahwa paten atau lisensi tidak menjangkau penggunaan pribadi dan sejauh ini Indonesia tidak mengakui paten software sehingga kita seharusnya bersyukur :).

Error di Mambo+MySQL 5.0

Beberapa hari ini Penulis dibuat pusing dengan error yang terjadi pada situs TeleMatics Indonesia, yaitu pada modul administrator, saat akan mengakses content manager keluar tulisan :

DB function failed with error number 1054

Unknown column ‘c.access’ in ‘on clause’ SQL=SELECT c.*, g.name AS
groupname, cc.name, u.name AS editor, f.content_id AS frontpage,
s.title AS section_name, v.name AS author FROM mos_content AS c,
mos_categories AS cc, mos_sections AS s LEFT JOIN mos_groups AS g ON
g.id = c.access LEFT JOIN mos_users AS u ON u.id = c.checked_out LEFT
JOIN mos_users AS v ON v.id = c.created_by LEFT JOIN
mos_content_frontpage AS f ON f.content_id = c.id WHERE c.state >= 0
AND c.catid=cc.id AND cc.section=s.id AND s.scope=’content’ ORDER BY
s.title, c.catid, cc.ordering, cc.title, c.ordering LIMIT 0,10

Terang saja Penulis dibuat panas dingin dengan kenyataan ini. Apalagi, Penulis yang bertanggung jawab atas situs ini. Untungnya, error ini tidak menular ke tampilan frontend.

Selidik punya selidik, setelah browsing di Forum MamboServer, ternyata masalah terletak pada kurang kompatibelnya Mambo dengan MySQL 5.0. Pihak hosting ternyata diam-diam sudah mengupgrade MySQL dari versi 3.23 ke versi 5.0.18 beberapa waktu yang lalu. Untunglah solusinya hanya mengganti dua baris pada file administrator/components/com_content/admin.content.php :

Baris ke-201:
dari: . "\n FROM , #__content AS c, #__categories AS cc, #__sections AS s"
ke: . "\n FROM #__categories AS cc, #__sections AS s, #__content AS c "
Baris ke-312:
dari: . "\n FROM , #__content AS c, #__categories AS cc, #__sections AS s"
ke: . "\n FROM #__categories AS cc, #__sections AS s, #__content AS c "

Dan Content Manager pun kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Microsoft Expression Family

Dengan merger Adobe dan Macromedia, maka pasar software grafis menjadi terkonsolidasi. Kekuatan Adobe di desain grafis dan Macromedia di desain web serta animasi vektor menjadikan gabungan ini menjadi pemimpin di bidang grafis. Konon merger ini dilatarbelakangi oleh rencana raksasa software PC Microsoft yang berniat memasuki pasar software grafis yang selama ini relatif tidak disentuh secara serius (PhotoDraw, FrontPage, anyone?).  Hal ini menjadi kenyataan dengan diluncurkannya Microsoft Expression Family, sebuah paket software grafis yang terdiri atas: Graphic Designer (Acrylic), Interactive Designer (Sparkle), dan Web Designer (Quartz). Versi CTP (ConsumerTechnology Preview)-nya bisa didownload gratis dari situs Microsoft. Paket ini menggunakan engine grafis Avalon (Windows Presentation Foundation) yang dikembangkan untuk Windows Vista.

Yang Harus Anda Ketahui tentang Ubuntu

  1. Ubuntu berasal dari bahasa Afrika kuno yang berarti "Kemanusiaan untuk Sesama".
  2. Ubuntu berbasis Debian GNU/Linux, namun struktur repositori (server update)nya berbeda sehingga tidak bisa dipertukarkan.
  3. Ubuntu bersifat nonkomersial, gratis untuk semua penggunaan, pribadi maupun institusi.
  4. Ubuntu dirilis setiap 6 bulan sekali setiap bulan April dan Oktober. Penamaan versinya menggunakan format tahun.bulan, seperti: 4.10 (Oktober 2004), 5.04 (April 2005), dan 5.10 (Oktober 2005). Versi Ubuntu juga dinamai dengan nama binatang: Warty Warhog (4.10), Hoary Hedgehog (5.04), dan Breezy Badger (5.10). Versi yang akan datang adalah Dapper Drake (6.04).
  5. CD Ubuntu dibagikan secara gratis, terdiri atas 3 jenis platform (x86-32 bit, x86-64 bit, dan PowerPC), 2 CD tiap setnya (live dan install CD).Edubuntudesktopjpgweb
  6. Desktop Ubuntu menggunakan GNOME, varian lain menggunakan KDE (Kubuntu) atau Xfce (Xubuntu). Varian Edubuntu memasukkan banyak aplikasi pendidikan.Varian Ubuntu-Server diperuntukkan instalasi server.
  7. Pengenalan hardware Ubuntu terbilang cukup baik dibandingkan rata-rata distro Linux.
  8. Instalasi standar Ubuntu sudah mencakup software untuk pengguna pribadi (OpenOffice, Mozilla Firefox, Evolution e-mail, GIMP, Totem Media Player, Rythmbox Music Player).
  9. Untuk proses instalasi software dan update, lebih afdol jika PC Ubuntu bisa terhubung ke internet sehingga proses update bisa berjalan otomatis. Anda bahkan bisa mengupdate ke versi distro terbaru.
  10. Instalasi standar Ubuntu tidak bisa memainkan mp3 dan DVD karena masalah paten di beberapa negara. Ini juga terjadi pada distro mainstream lainnya (RedHat, Fedora, SUSE, Mandriva). Namun ini bisa diatasi dengan membaca manual ini.
  11. Akun root di Ubuntu dinonaktifkan. Pengguna bisa melakukan tugas-tugas administratif menggunakan perintah sudo dan memasukkan passwordnya masing-masing (user).

Firefox Extension: Summary

  1. Deepest Sender: ekstensi untuk mengedit blog Anda dari dalam Firefox, mendukung Blogger/BlogSpot, LiveJournal, dan WordPress.com.
  2. FoxyTunes: ekstensi untuk mengontrol media player dari status bar Firefox. Media player yang didukung antara lain: Windows Media Player, Winamp, foobar2000, iTunes, MusicMatch Jukebox, Xmms, Rythmbox, dan masih banyak lagi.
  3. Download Statusbar: menggantikan window/tab download dengan tampilan progress bar di status bar firefox.
  4. Adblock Plus + Adblock Filterset.G Updater: versi Adblock yang ditingkatkan dengan update filter secara otomatis.
  5. Flashblock: mengeblok movie Flash, berganti tombol play movie.
  6. Tab Mix Plus: manager tabbed browsing, dan mulai versi 0.3 dilengkapi session manager untuk menyimpan sesi browsing dan memuatnya kembali saat membuka browser.
  7. DownThemAll: download manager internal yang mampu mempercepat download dengan membaginya menjadi beberapa segmen.
  8. FlashGot: memperluas opsi download dengan menghubungkannya ke download manager eksternal seperti: GetRight, FlashGet, atau FDM.
  9. Restart Firefox: menambahkan pilihan Restart Firefox di menu File, berguna bagi yang suka bereksperimen dengan ekstensi dan tampilan (theme).
  10. Paste and Go menambahkan opsi Paste and Go pada menu popup di address bar (seperti di Opera).
  11. FireFTP: menambahkan klien FTP internal.
  12. SpiderZilla: menghubungkan firefox dengan Httrack untuk mendownload keseluruhan situs (offline browsing).
  13. Google Suggest: menambahkan kemampuan suggest (autocomplete) pada search box Google.
  14. PDF Download: menambahkan opsi saat kita mengklik file PDF.
  15. Web Developer Toolbar: kumpulan tools bagi pengembang/desainer web.

Another Cool Way to Access This Site…

Mulai hari ini, situs ini menjadi satu dari "tiga serangkai" situs resmi Imam Indra Prayudi, yaitu :

  1. prayudi.web.id
  2. indra.prayudi.web.id (situs ini)
  3. imam.indra.prayudi.web.id (the complete website)

Hasil Test Antivirus Terbaru

Hasil tes antivrus terbaru dari situs virus.gr (Desember 2005). Angka menunjukkan persentasi deteksi pada  113.334 sampel virus, backdoor trojan, dan malware :

1. Kaspersky Personal Pro version 5.0.390- 99.46%

 Kaspersky 2006 beta version 6.0.15.222- 99.46%

2. F-Secure 2006 version 6.10.330 - 96.92%

3. CyberScrub version 1.0 - 96.62%

4. eScan Virus Control version 2.6.522.9 - 95.21%

5. McAfee version 10.0.27 - 94.80%

6. BitDefender version 9 - 90.75% - Freeware (versi 8)

7. Nod32 version 2.50.41 - 88.79%

8. AntiVir Personal version 6.32.00.51 - 86.55% - Freeware

9. MKS_VIR 2005 - 86.16%

10. Norton Professional version 2006 - 85.17%

11. F-Prot version 3.16d - 84.96%

12. Dr. Web version 4.33 - 84.68%

13. Panda Titanium 2006 version 5.01.00 - 82.02%

14. Virus Chaser version 5.0a - 79.37%

15. AVG version 7.1.371 - 77.97% - Freeware

16. PC-Cillin 2006 version 14.00.1341 - 77.84%

17. Avast version 4.6.744 - 76.93% - Freeware

18. BullGuard version 6 - 74.02%

19. UNA version 1.83 - 69.83%

20. Norman version 5.83.07 - 69.13%

49. Abacre 1.3 - 0.00%

50. SpyHunter 2.0 - 0.00%