ad-12 Labs

Because I Can’t Become Somebody Else

Archive for August, 2005


5 Alasan untuk Tidak Menggunakan Linux

:)

  1. Linux Terlalu Rumit
  2. Linux Sangat Sulit Diinstal
  3. Linux tidak mempunyai banyak Aplikasi
  4. Linux Tidaklah Aman
  5. Linux Terlalu Mahal

Selangkapnya baca di Linux-Watch

Second Chance

Setelah pindah ke kantor baru, dan  mendapat komputer baru dengan Intel Pentium-4/2,4G, 512MB RAM, dan 80GB HDD, tak lupa koneksi internet broadband,  saatnya memberi kesempatan kedua kepada Ubuntu. Kali ini instalasi berjalan lancar termasuk soundcard yang berbunyi merdu saat login. Berikut ini pedoman bagi pemula yang ingin mencoba Ubuntu :

  1. Dapatkan CD resmi Ubuntu (Instaler+Live, 2 CD) dengan meminta langsung ke ShipIt atau meminjam (atau mengkopi) dari teman yang sudah punya.
  2. Lebih menyenangkan lagi jika Anda punya akses internet broadband (ADSL, Cable, WLAN, Satelit, atau Leased Line) apalagi unlimited.
  3. Cobalah booting PC Anda dengan CD Ubuntu Live. Pastikan semua berjalan lancar, terutama VGA card, sound card, ethernet, dan modem.
  4. Jika semua hardware dapat dikenali dan berjalan baik, saatnya untuk instalasi. Jika Anda berencana melakukan dual-boot, partisi hard disk Anda dengan menyisakan ruang kosong minimum 10 GB (lebih besar lebih baik, sebagai contoh di PC Penulis dialokasikan 30 GB).
  5. Lakukan instalasi dengan CD Instalasi (jangan terbalik). Hati-hati waktu melakukan partisi harddisk, pastikan tidak memilih opsi menghapus seluruh harddisk, pilihlah partisi kosong, dan lakukan pemartisian otomatis, atau alokasikan swap space kira-kira dua kali RAM fisik (in this case 1 GB), Partisi root (/) sekitar 25-35% (in this case 10GB) dan sisanya untuk partisi /home (in this case 19GB).
  6. Instalasi akan berlangsung dengan sekali restart, setelah itu Anda akan langsung login ke desktop Gnome.
  7. Ganti file /etc/apt/sources.list dengan yang tersedia di posting sebelumnya.
  8. Buka Synaptic (menu System Call -> Administrasi) dan klik Reload, ketikkan apt-get update di root terminal (menu Aplikasi -> Alat Sistem). Ketikkan password user jika diminta.
  9. Tutup Synaptic, buka Update Manager dan lakukan Update sampai selesai, atau ketikkan apt-get update di Root Terminal.

Lebih lengkap buka situs Ubuntu Guide (Bahasa Indonesia)

Lima Kesalahan Mendasar Pengguna Linux Pemula

  1. Pemilihan Distro : pilihlah distro yang newbie-friendly seperti: SUSE, Linspire, Xandros, Fedora, Mandriva (Mandrake), dan Ubuntu (tambahan dari Penulis)
  2. Linux (dan aplikasinya) itu (harus) Gratis : Pada dasarnya, Linux itu gratis, namun distro (distribusi) Linux terdiri atas sistem operasi dan aplikasi, dan dikerjakan oleh seorang/badan/perusahaan yang membutuhkan dana operasional. Harga suatu distro Linux masih lebih murah dibandingkan satu set Windows dan aplikasinya, dan biasanya hanya mencakup harga support dan layanan. Aplikasi di Linux juga ada yang bersifat komersial.
  3. Sekitar Partisi : Kalau Anda cuma memakai Linux, Anda tidak usah bingung soal partisi, cukup dibagi 3: / (root/partisi utama), swap dan /home (folder pengguna, sama dengan My Documents di Windows). Kalau dual-boot dengan Windows, partisi menjadi dua (atau lebih), instal Windows dulu baru Linux. Jika sudah ada Windows, partisi ulang tanpa diformat, baru instal Linux.
  4. Izin Akses File (Permisssion) : di Windows, pengguna adalah admnistrator. Di Linux, Anda disarankan tidak menggunakan akun root (administrator) kecuali untuk konfigurasi ulang sistem.
  5. Terlalu Cepat Menyerah : Semudah-mudahnya sebuah distro Linux, Linux bukanlah Windows. Jika memerlukan bantuan, banyak situs, milis, dan forum yang bisa dicari di internet.

Selengkapnya baca di Linux.com

File /etc/apt/sources.list bagi pengguna Ubuntu Linux 5.04 di Indonesia

deb cdrom:[Ubuntu 5.04 _Hoary Hedgehog_ - Release i386 (20050407)]/ hoary main restricted

deb http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary main restricted universe multiverse
deb-src http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary main restricted universe multiverse

deb http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary-updates main restricted universe multiverse

deb http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary-security main restricted universe multiverse

deb-src http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary-security main restricted universe multiverse

deb http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary-backports main restricted universe multiverse

deb-src http://komo.vlsm.org/ubuntu hoary-backports main restricted universe multiverse

deb http://ubuntu-backports.mirrormax.net/ hoary extras main universe multiverse restricted

Extend Your Firefox

Untuk menjadikan Mozilla Firefox Anda lebih bertenaga, tambahkan extension. Beberapa extension pilihan Penulis adalah sebagai berikut:

  1. Tab Mix Plus, untuk tabbed browsing (seperti Opera)
  2. FlashGot, untuk integrasi dengan download manager, Penulis sarankan menggunakan FreeDownloadManager (Windows) atau KGet/Aria/ProzGUI (Linux)
  3. FlashBlock, untuk mengeblok movie Flash, sangat berguna untuk mengeblok banner Flash. Jika bertemu content Flash yang akan diakses, tersedia tombol Play.
  4. AdBlock, untuk mengeblok iklan banner.
  5. SessionSaver, untuk menyimpan situs-situs yang terakhir diakses sebelum browser ditutup.
  6. Download Manager Tweak, untuk mengubah tampilan download manager.
  7. Web Developer Toolbar, untuk para web designer/developer.
  8. Google Suggest, untuk mengaktifkan google suggest setiap mengakses search engine Google.

Sebagai tambahan, skrip no-ads.pac akan mengeblok iklan banner secara otomatis.

Opera RegCode for Free…Still Use Firefox

30 Agustus 2005, browser Opera berulang tahun ke-10. Sebagai surprise, Opera memberikan nomor registrasi gratis hanya dengan memasukkan alamat e-mail. Nomor ini berlaku untuk versi 8.x. Dengan ini, tidak perlu susah-susah lagi mencari crack atau bocoran nomor seri di internet! Tentu saja Penulis masih setia dengan  Mozilla Firefox dengan tambahan ekstensi dan program tambahan.

A Web Designer’s Dilemma

Menjadi seorang desainer web/grafis saat ini memang tidak sehebat lima tahun lalu. Tarif jasa desain web dan grafis sudah menurun drastis, di sisi lain harga perangkat keras dan lunak pendukungnya semakin tinggi. Klien (dan boss) tidak mau tahu soal itu, yang diminta adalah kerja cepat selesai, kalau bisa sebagus mungkin (menurut selera mereka). Penggunaan perangkat lunak bebas mungkin bisa menjadi alternatif solusi, namun belum sepenuhnya, terutama untuk animasi (Flash). Jadi, terpaksalah jadi setengah munafik (pura-pura tak mau tahu) soal penggunaan perangkat lunak bajakan. Karena mengajukan pembelian perangkat lunak resmi pun bisa-bisa memakan waktu lebih dari waktu deadline proyek.

Argo…Whatever!

Pulang ke Jakarta pada Minggu sore dari Semarang, penulis mengharapkan kereta Argo (Muria) yang saa dengan yang ditumpangi saat berangkat Jumat sore yang lalu. Karena kereta berangkat pukul 16.00, Penulis tiba di stasiun pukul 15.45 WIB. Namun, yang dijumpai di peron stasiun adalah rangkaian kereta berjudul Argo (Bromo/Anggrek), yang tidak semua pintunya terbuka. Setelah memastikan bahwa inilah kereta Argo (Muria) yang seharusnya berangkat jam 16.00, kami pun naik dari gerbong sebelah (karena pintu tidak terbuka). Di dalam gerbong, suasana gelap dan muram (lampu dan AC tidak menyala). Setengah cemas, Penulis pun duduk di bangku yang sesuai dengan karcis. Pukul 16.00, terdengar pengumuman bahwa kereta tidak tidapat diberangkatka karena kerusakan genset. Setengah curiga, Penulis teringat bahwa Kereta Argo (Bromo/Anggrek) seharusnya berangkat dari Semarang (setelah tiba dari Surabaya) pukul 12.00. Mungkin gensetnya rusak, sehingga penumpangnya (dengan sengaja) disuruh naik kereta Argo (Muria) yang seharusnya kami tumpangi. Semoga saja gensetnya tidak rusak dalam perjalanan Surabaya-Semarang sehingga penumpangnya serasa naik Argo…whatever!

No Bus on the Busway

Mulai hari ini trayek 12 bus yang melewati Blok M-Kota dialihkan (baca: dibengkokkan) ke arah-arah yang tidak beraturan, dengan alasan untuk memperlancar jalur tersebut. Sebagai gantinya, para penumpang diberi diskon untuk naik busway (baca: karcis gratis), baik dengan membeli tiket terusan di terminal atau dibagikan saat sampai di tujuan. Konon tujuannya agar bus-bus tersebut tidak merecoki Busway (baca: TransJakarta). Alasan yang cukup aneh karena busway punya jalan sendiri yang terpisah dari jalan umum, dan populasi busway setiap jam sibuk (berangkat dan pulang kerja) tak kalah padat dengan bus kota biasa. Jadi, mengurangi populasi bus di jalur Blok M-Kota tidak ada pengaruhnya terhadap Busway, justru seharusnya populasi mobil pribadi dan sepeda motor yang dikurangi (mereka disuruh parkir di Blok M, lalu disuruh naik Busway!)

To Mambo or not to Mambo…

<NEWSFLASH>
17 Agustus 2005, tim pengembang Mambo Open Source secara mengejutkan menarik diri dari projek Mambo yang disponsori Miro, serta membentuk proyek tandingan. Hal ini dilakukan sehubungan dengan pembentukan Mambo Foundation, yang menurut mereka tidak sesuai dengan semangat open source. Ini tentu saja menimbulkan tanda tanya besar mengenai masa depan Mambo. Para pengembang tersebut akan merilis versi baru Mambo, tanpa menggunakan nama Mambo. Di sisi lain, Mambo Foundation akan merilis versi baru Mambo dengan nama Mambo, dengan tim pengembang yang baru.