ad-12 Labs

Because I Can’t Become Somebody Else

Archive for July, 2005


Sorry for the Inconvenience

Kalau selama ini kebanggaan bekerja di kompleks gedung BPPT adalah fasilitas yang nyaman dan terjamin, seperti kantin dan masjid di lantai II yang nyaman dan antibadai bukan hanya bagi karyawan di lingkungan BPPT namun juga bagi karyawan di sekitar gedung BPPT, maka bulan depan kenyamanan itu mungkin akan terpangkas. Mulai minggu ini kantin dipindah ke ‘underground’ lorong-lorong koperasi pegawai BPPT karena ruang kantin mau dipakai pameran (?). Belum lagi kita harus bawa minuman sendiri karena di tempat yang baru vendor-vendor dilarang membawa air. Akses (Salat Jumat) ke masjid BPPT pun akan dibatasi hanya untuk internal BPPT saja karena ketatnya pengamanan menjelang pameran teknologi ASEAN bulan Agustus. Ironinya, dengan dua gedung dan 45 lantai BPPT masih kekurangan ruang untuk pameran sampai-sampai harus menggusur infrastrukturnya sendiri.

Ngoprek Linux in One Week

Gara-gara Open House IGOS, komputer yang sehari-hari menggunakan WinXP harus dioprek menggunakan Linux. Pilihan pertama adalah Ubuntu, setelah menerima 10 set CD asli dari ShipIt. Instalasi berjalan mulus, kecuali suara yang sama sekali tidak keluar. Terbiasa sehari-hari bekerja dengan iringan musik tentu tidak lucu jika tiba-tiba suasana menjadi sunyi senyap. Untuk keperluan pameran, paket-paket AMP (Apache, MySQL, dan PHP) harus diinstal, mengambil dari mirror komo.vlsm.org, cuma salah ambil, bukan dari mirror Ubuntu, tapi dari Debian. Akibatnya, setelah pameran, Ubuntu harus diinstalasi ulang. Seminggu mengoprek suara, akhirnya Penulis menyerah. Semua trik dari Dokumentasi Ubuntu, Forum Ubuntu, dan UbuntuGuide sudah dicoba tanpa hasil. Langkah terakhir, instalasi driver NForce dari Nvidia dibatalkan karena harus kompilasi ulang kernel. Langkah alternatif lain dengan mencoba Kubuntu, varian Ubuntu dengan KDE juga tidak berhasil. Percobaan lain juga dilakukan menggunakan: Knoppix (berhasil), Move (berhasil), Mepis (gagal), SUSE (gagal). Akhirnya, Penulis mencoba DebianPure, dengan mendownloadnya selama tiga hari dua malam. Instalasi berjalan seperti halnya Debian, dengan instalasi base system, reboot, lalu instalasi lanjutan dengan skip apt repository, finish, dan selanjutnya mengeksekusi skrip instalasi kde atau gnome dari CD. Akhirnya sistem Debian berbasis KDE (atau KDE berbasis Debian) pun berhasil dijalankan! (lengkap dengan lagu-lagu nan merdu).

Enjoy Your Life

(Semoga ini bukan sarkasme)
Apakah kita benar-benar bisa menikmati hidup kita? Apakah kita menikmati rutinitas kita sehari-hari, mulai bangun pagi, mandi, berpakaian, sarapan (bagi yang sempat), berangkat kerja, bekerja, istirahat makan siang (bagi yang perlu), bekerja lagi, pulang kerja, mandi, makan malam, tidur, dan semuanya akan berulang setiap harinya? Pakah Anda menikmati kehidupan Anda sendirian, atau bersama keluarga, baik itu keluarga Anda sendiri atau bukan? Apakah Anda masih menyesali kegagalan Anda di hari kemarin? Apakah Anda menikmati kekurangan-kekurangan Anda? Atau sibuk mencari alasan pembenaran mengapa Anda masih saja dalam keadaan yang sama dengan keadaan Anda tahun lalu? Bagi yang masih sendiri, apakah Anda menikmati kesendirian Anda, atau menyesali mengapa pada saat ini Anda terjebak dalam kondisi yang tidak menguntungkan? Apakah Anda punya pilihan saat berada dalam kenyataan bahwa usia Anda sudah sangat mencukupi, sementara hal-hal lain yang dibutuhkan untuk mengakhiri kesendirian itu jauh tertinggal di belakang? So, Enjoy your life!

Kerja Komputer…!?

Bagi para pekerja IT, dengan profesi yang cukup spesifik, seperti web designer/developer, bagaimana cara Anda menjelaskan pada seseorang yang kurang mengerti dunia IT, misalnya pda orang tua Anda?
Belum lagi bila orang tua (atau mertua) Anda hanya mempunyai pengertian bahwa bekerja adalah menjadi pegawai negeri atau tentara/polisi, karena pakai seragam. Belum lagi mereka yang berprofesi sebagai freelancer IT yang tidak punya kantor. Pengertian umum pekerjaan di bidang IT adalah komputer, sementara di sisi lain pekerjaan mana yang sekarang ini tidak memanfaatkan komputer sebagai alat bantu? Secara umum, komputer sudah menggantikan mesin ketik sebagai alat tulis-menulis di kantor-kantor. Jadi, apa profesi IT Anda? Jawab saja seperti keponakan kecil saya kalau menemui saya sedang lembur di depan PC rumah saya, "Oom lagi kerja komputer ya…?"